![]() |
| Bakso Malang |
Asal Mulanya Bakso memiliki akar dari seni kuliner Tionghoa-Indonesia. Hal ini ditunjukkan dari istilah 'bakso' berasal dari kata Bak-So, dalam Bahasa Hokkien yang secara harfiah berarti 'daging giling'. Karena kebanyakan penduduk Indonesia adalah muslim, maka bakso lebih umum terbuat dari daging halal seperti daging sapi, ikan, atau ayam. Kini, kebanyakan penjual bakso adalah orang Jawa dari Wonogiri dan Malang. Tempat yang terkenal sebagai pusat bakso adalah Solo dan Malang yang disebut Bakso Malang. Bakso Malang dan bakso Solo adalah masakan bakso dan disajikan dengan khas Jawa. Bakso berasal dari Tiongkok tetapi berbeda dengan bakso Malang dan Solo. Bakso Tiongkok biasanya terbuat dari babi atau makanan laut dan warnanya agak kecoklatan serta bentuknya tidak bulat sekali. Sedangkan bakso Malang dan Solo terbuat dari daging sapi, berwarna abu-abu dan bentuknya bulat sekali. Bakso Tiongkok biasanya tidak disajikan dengan kuah melimpah berbeda dengan bakso Malang dan Solo yang disajikan dengan kuah melimpah.
Bakso Solo merupakan usaha turun temurun dari Bakso Wonogiri, karena banyak anak cucu yang menetap dan membuka usaha bakso di Kota Solo dan sekitarnya, terutama daerah perkotaan yang letaknya begitu strategis di pinggir jalan raya.
6 Tempat Kuliner Bakso Pilihan TOP di Malang Paling Enak Murah dan Kualitas Terbaik
1. Bakso Beranak Singosari
Porsi yang disajikan ada 2 macam yaitu– 7 Bulan harga Rp. 10.000
– 9 Bulan harga Rp. 15.000
Harga cukup murah tapi soal rasa pastinya Uwenak poll! Silahkan dibuktikan,
Lokasi Alamat :
Jl. Ronggolawe Singosari (depan SMP Islam Singosari)
2. Bakso President
![]() |
| bakso President |
Bakso President di Malang. Namanya cukup tersohor karena kelezatan baksonya dan keunikan lokasinya yang berada di pinggiran rel kereta ditambah title PRESIDENT nya. Seru loh melihat kereta api melintas ketika kita sedang makan. Meja bergetar dan kuping jadi pengang karena ulah si komo lewat, eh kereta api lewat.
Tadinya saya pikir bakso ini diberi nama Bakso President karena President pernah berkunjung kesini atau bakso ini favorit nya President. Eh, ternyata saya salah. Berdasarkan informasi yang saya dapat dari Bakso President - Archie , bakso President ini didirikan sejak tahun 1977 oleh Abah Sugito. Wah, sudah 36 tahun. Awalnya Abah Sugito berdagang bakso pikul keliling selama kurang lebih lima tahun. Kemudian pada tahun 1982, dengan modal seadanya, Abah Sugito membangun warung bakso sederhana tepat dibelakang Bioskop President Malang. Walaupun pada tahun 1990 gedung bioskop sudah beralih fungsi menjadi pusat perbelanjaan, bakso Abah Sugito tetap dikenal sebagai Bakso President.
Bakso yang ditawarkan Bakso President cukup beragam mulai dari Bakso Biasa, Bakso Urat, Bakso Telor, Bakso Bakar, Bakso Goreng, Bakso Udang dan ditambah dengan pangsit kering/basah, siomay, ati ampela, tahu, lontong, mie. Wah, komplit lah pokoknya sampai Bakso President ini dijuluki "pelopor bakso Malang asli full variasi". Baksonya dijual per satuan, jadi lihat papan menu dulu ya sebelum memesan. Ada juga sih Bakso yang sudah paket, seperti paket campur hemat/campur spesial, tapi lebih enak milih sendiri sih, sesuai selera.
Bakso President menyediakan dua tempat untuk makan. Di dalam ruangan atau di tepi rel. Saya sih lebih senang makan di luar soalnya adem dan bisa lihat macem-macem. Bakso President ini jadi kesayangan banyak kalangan mulai dari yang pas-pasan sampai berdompet tebal karena harga baksonya yang bersahabat. Terbukti dari ramainya pajangan foto karyawan Bakso President dengan artis-artis Ibukota.
Kemarin saya nyobain semua jenis baksonya dan semuanya enak. Pengen nambah lagi dan lagi. Pas nyobain Bakso Bakarnya, rasanya cukup unik, renyah, manis dan sedikit asin. Tapi yang memenangkan lidah saya bakso uratnya. Kayaknya bakso urat president adalah bakso urat terenak yang pernah saya makan. Yummy! *jadi ngiler lagi*
3. Bakso Bakar Pahlwan Trip
![]() |
| Bakso Bakar Pahlawan Trip |
Kedai yang berlokasi di Jalan Pahlawan Trip, Malang ini sudah berdiri sejak 2006. Kalau kamu kemari, tempat semi outdoor yang luas dengan banyak meja panjang akan membuat kamu nyaman dan leluasa. Apalagi jika berkunjung dengan rombongan keluarga, sahabat atau rekan kerja. Tentu saja menu utama yang wajib dipesan adalah Bakso Bakar. Nah, kamu bisa memilih bumbu saos yang dilumuri pada bakso dengan pilihan manis, pedas, atau pedas extra. Diatasnya ditaburi bawang goreng agar lebih gurih. Tak lupa semangkuk kuah kaldu panas untuk paduan menyantap sepiring bakso bakar.
Awalnya, bisnis kuliner ini milik perorangan, namun sekarang sudah berpindah ke generasi ke-2 dimana dipegang oleh 4 orang investor. Dulu sang pemilik berjualan bakso biasa dengan gerobak. Kemudian berkembang dengan dibukanya tempat ini. Lalu, berinovasi dengan menambah menu bakso bakar, berbagai olahan mi, nasi goreng, juga berbagai varian menu angkringan. Walaupun menawarkan beragam menu, namun Bakso Bakar menjadi ikon dari kedai satu ini karena paling banyak diminati oleh masyarakat.
Selain menikmati sajian makanan dan minuman, kamu juga bisa sekalian membeli produk oleh-oleh khas Malang yang beraneka ragam seperti yoghurt, berbagai jenis kripik (tempe, telo, dll), kaos, dsb di ruang oleh-oleh.
Pelanggan yang berkunjung kesini biasanya selain orang asli Malang, tak jarang ramai dikunjungi oleh wisatawan luar kota seperti Jakarta, Surabaya, bahkan Sumatera.
Kalau kamu penggemar sepak bola, jangan sampai kelewatan untuk nobar disini. Biasanya, kedai Baba Trip tak pernah absen mengadakan fasilitas nobar. Didukung dengan tempat yang luas, kamu bisa nobar sambil menikmati menu yang ada.
Apakah kamu memiliki destinasi kuliner bakso bakar lain favoritmu? Share yuk!
Alamat Bakso Bakar Pahlawan Trip
Jalan Pahlawan Trip, Malang
Jam Buka Bakso Bakar Pahlawan Trip
09.00-22.00
Menu & Harga Bakso Bakar Pahlawan Trip
Bakso Bakar (manis/pedas/pedas ekstra)/15k
Siomay bakar/13k
Bakso Biasa/13k
Bakso canpur/15k
Mie ayam/15k
Mie pangsit biasa/15k
Mie pangsit istimewa/17,5k
Lalapan/8k-20k
Nasi goreng/12l-17,5k
Aneka Jus/8k-12k
Fasilitas :
Tempat makan luas
Tempat Oleh-oleh Khas Malang
Toilet
Parkir
Layar untuk nobar
4. Bakso Mercon Cak Kar
![]() |
| Bakso Mercon Cak Kar |
Saat mencoba Bakso Mercon Cak Kar, lokasinya memang tidak terletak di pingguran jalan besar, dari arah Malang menuju Singosari dekat dengan Candi Singosari.
Antrian memang mengular, tapi tidak mengurangi rasa ingin mencoba. Untuk selain bakso kita bisa ambil sendiri, sedangkan untuk bakso akan diambilkan pelayannya langsung.
Ada beberapa pilihan untuk baksonya : bakso mercon ( isi cincang daging pedas, isi kecju, dll )
Menu Harga Bakso Mercon Singosari ini cukup standart
Bakso Jawara : Rp 25.000
Bakso Super Jumbo : Rp 15.000
Bakso Bakar ( 1 paket isi 5 ) : 15.000
Bakso Mercon : Rp 3000
Bakso Ranjau : Rp 3000
Bakso Jamur : Rp 3000
Bakso Otak Sapi : Rp 3000
Bakso Hati Sapi : Rp 2500
Bakso Mata Sapi : Rp 3000
Bakso Keju : Rp 2500
Bakso Sea Food : Rp 4000
Bakso Halus Super : Rp 2500
Bakso Urat : Rp 2500
Bakso Coklat : Rp 2500
Tahu Goreng : Rp 2000
Tahu Jingkrak : Rp 3000
5. Bakso Kota Cak Man
![]() |
| Bakso Kota Cak Man |
Kalo kata orang Malang, bakso khas Malang yang paling enak dan juga paling lengkap pilihannya adalah Bakso Kota Cak Man. Beuntung, cabangnya pun ada di mana-mana. Saya pun memilih untuk berkunjung ke salah satu cabang terdekat mereka dari Lancar Jaya dan Swari yang berada di deretan ruko Jalan W.R. Supratman, tepat di seberang SMPN 5 Malang. Tempatnya bersih, luas, dan juga ga terlalu rame. Kita pun langsung menumpukkan kardus-kardus oleh-oleh serta tas-tas kita yang entah kenapa rasanya semakin berat di samping salah satu meja yang menempel dengan dinding.
Ternyata emang bener, Bakso Kota Cak Man ini bener-bener surganya penggemar bakso khas Malang. Coba aja liat itu berbagai pilihan isian bakso yang bikin bingung karena belom pernah liat sebelumnya. Bakso khas Malang yang ngider di jalan di Bandung atau Jakarta biasanya cuma punya gorengan risol goreng, kerupuk pangsit, dan paling banter pangsit goreng. Tapi di sini, ada macem-macem gorengan lain yang bentuknya aneh-aneh, ada yang segitiga, ada yang dikasih mie, ada yang ga keruan tapi bentuknya mirip chicken karaage, ada yang kayak sosis, ada baso goreng, dan ada bakwan. Oiya, perlu dicatet yang kalo bakwannya orang Malang ga sama dengan bakwannya orang Jakarta. Kalo di sini, bakwan adalah jenis bakso goreng yang kandungan daging sapinya banyak banget.
Bingung memilih isian goreng-gorengan, ada pilihan isian kukus-kukusan seperti tahu goreng, tahu putih, siomay, dan yang bikin saya makin seneng adalah mereka punya kikil lho! Wah wah wah, udah so pasti saya cobain. Apalagi kikilnya keliatan empuk dan enak. Udah gitu, isian baksonya juga macem-macem, ada ukuran besar dan kecil, bakso urat dan bakso halus. Kayaknya dateng ke sini lebih pas kalo dengan perut yang masih kosong ya. Sayangnya perut kita masih belom terlalu kosong setelah sarapan Rawon Nguling jam setengah 8an tadi.
Ini dia penampakan ketiga mangkok saya, Gea, dan Gilang yang isinya cukup beragam karena perbedaan selera kita. Terus, gimana nih rasanya? Bener ga klaim orang-orang Malang yang bilang kalo Bakso Kota Cak Man ini bakso khas Malang yang paling enak? Tanpa perlu mencoba bakso-bakso khas Malang lainnya, sepertinya saya mesti mengamini klaim tersebut, soalnya sejauh ini Bakso Kota Cak Man udah berhasil merebut status bakso khas Malang terenak yang pernah saya makan. Baik pangsit goreng, bakso goreng, bakso urat, kikil, dan apalagi bakwannya, semuanya enak-enak deh! Kaldu kuahnya juga seger dan ga bikin enek, pokoknya pas deh. Sayang mereka ga punya cabang di Jakarta atau Bandung, karena kalo mereka punya, pasti udah sering banget saya datengin deh, hehehe. Kalo kamu lagi ke Malang, wajib banget nyobain Bakso Kota Cak Man!
Bakso Kecil IDR 3K
Jeroan/Kikil IDR 3K
Tahu IDR 2.5K
Aneka Gorengan IDR 2K
Gorengan Udang IDR 3K
Bakwan Goreng IDR 3K
Bakso Kota Cak Man
Cabang Jalan W.R. Supratman C1 Kav. 13-14, Klojen, Malang
6. Bakso Urat Cak Toha
![]() |
| Bakso Urat Cak Toha |
Terletak di Jl. Semeru No. 24, Oro-oro Dowo, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur ini menyajikan hidangan yang cukup melegenda di Kota Malang ini.
“Kami sudah mulai berjualan bakso dari gerobak hingga menjadi ruko di pinggir jalan seperti ini. Sekitar 2004 mulai jualan,” terang kasir yang menerima pembayaran kami.
Sajian yang kami nikmati berupa bakso besar urat, bakso halus kecil, dan 2 (dua) gorengan, berpadu bersama kuah kaldu yang bercitarasa asin gurih menjadikan pengalaman kami dalam mencoba makanan ini cukup menyenangkan.
Untuk rasa bakso besar urat dan bakso kecil halus cukup nikmat, rasa dagingnya cukup berasa, sedangkan untuk gorengannya enak, namun sama seperti gorengan yang di jual oleh Bakso Malang lainnya.
Untuk harga yang ditawarkan oleh Bakso Cak Toha cukup relatif.
Harga yang tidak bisa dibilang murah maupun tidak bisa dibilang mahal.
Namun jika dicoba, memang harga tidak bisa membohongi sebuah kualitas.
Bakso Cak Toha ini cukup worth it buat teman – teman memang tinggal di Malang maupun yang akan ke Malang untuk melakukan perjalanan wisata.
Jangan lupa singgah ketempat ini.
Jadi, langsung saja teman – teman yang mau mencicipi hidangan khas dari Bakso Cak Toha bisa langsung mampir ke Jalan Semeru.
Nikmati dan rasakan sendiri kekhasan Bakso Malang yang ditawarkan oleh Cak Toha, selamat mencoba!






